Tentang Aku

ketika kita ingin memilih nilai 100 atau 70? maka kebanyakan orang berebut memilih nilai 100. namun kalau di kasih tau susahnya perjuangan mencapai 100, maka orang akan memilih dan puas cukup 70. hanya sedikit yang memilih 100 dengan konsekuensinya perjuangan beserta kesungguhan azzam (tekad) yang sempurna.

Sabtu, November 06, 2010

Hikayat Jalinan Takdir dan Ikhtiar

Kost MKT, 6 November 2010, di saat ada sedikit waktu senggang sedang sakit. Tulisan ini disadur dari Kawan Kost saya "  Dhimas Sandhiatma  M0410016.  Saat dia Ada tugas AAI.



Takdir adalah ketentuan akhir dari Allah Swt. untuk manusia. Apabila Allah telah menetapkan taqdir itu, tak seorangpun yang mampu menolak, ataupun menundanya. (QS. Fatir: 21)
Semua perbuatan dan keberadaan kita sudah didesain dengan apik oleh Allah SWT. Wallahu khalaqakum wa maa ta'maluun (QS Ashshaaffat : 96). Dialah Desainer semua kejadian dan peristiwa. Tidak satu pun yang luput dari pengawasan dan keteraturan-Nya. Dialah Mahakarya, Penentu semua ciptaan.
Meskipun segala sesuatunya telah ditakdirkan, ada banyak amalan yang bisa menentukan arah keberpihakan takdir Allah. Amalan tersebut juga adalah bagian dari takdir-Nya. Di antara yang bisa mengubah takdir adalah ikhtiar atau usaha.
Kemauan keras (himmah Sawabiq) juga termasuk suatu kekuatan yang dimiliki manusia atas izin Allah untuk memperoleh sesuatu yang dicari dalam kehidupan duniawi. Kemauan keras ini adalah pendoronga untuk memperoleh suatu cita-cita. Namun demikian semangat dan cita-cita hamba Allah, tetap berkaitan erat dengan iradah dan izin Allah (takdir Allah Ta’ala)
Manusia berada di antara ikhtiar dengan qada dan qadar Allah. Berlomba mengejar takdir dengan ikhtiar dan doa. Hanya Allah yang Maha Mengetahui nasib manusia dan menentukan hasilnya. Apa yang diperoleh manusia setelah ikhtiar dan berdoa itulah taqdir yang sebenarnya.
Nabi Muhammad Saw. mengingatkan, “Sesungguhnya hamba hamba Allah itu dihimpun pembentukannya dalam rahim ibunya empat puluh hari berupa nutfah (mani), kemudian berubah menjadi segumpal darah selama waktu itu juga, kemudian Allah mengutus Malaikat kepadanya. Malaikat itu rneniupkan ruh kepadanya, lalu ditetapkan pada dirinya empat kalimat. (1). Ditetapkan rezekinya. (2). Ditetapkan ajalnya. (3). Ditetapkan pekerjaannya dan ke (4). ditetapkan nasib bahagia atau susah.” (HR. Bukhari)
Dalam beberapa ayat, banyak ditemukan bahwa sejatinya Allah mengikuti amalan dan usaha manusia. Kaya-miskin atau sukses tidaknya usaha dan aktivitas kita tergantung dari seberapa besar usaha yang dilakukan. Jika ikhtiar dan usaha kita sungguh-sungguh, Allah akan sungguh-sungguh penuhi permintaan kita. "Sesungguhnya, Allah tidak akan mengubah nasib satu kaum, kecuali dari kaum itu sendiri." (QS Arra'du : 11).
Jangan pernah berharap bisa mendapatkan harapan dan cita-cita jika kita berdiam diri dan tidak mau usaha. Diam hanya akan melahirkan kekecewaan, kegagalan, dan kesialan. Tidak ada keberuntungan diraih dengan berpangku tangan (laysatin najah bis sukuuti). Tidak mungkin emas jatuh tiba-tiba dari langit. Semuanya ada proses dan waktu. Di situlah sesungguhnya peran usaha dan ikhtiar kita. Tidak bergerak dan berproses berarti berhentinya roda kehidupan (the static condition is real looser).
Orang yang tidak mau berusaha dan tidak bekerja hanya akan memperbanyak persoalan. Berbuatlah sesuatu. Lakuka amalan untuk mengubah takdir kita. Selama pagi masih menjelang, pasti kita akan menemui kejutan-kejutan siang. "Berbuatlah (dan bergeraklah). Karena Allah, rasul, dan orang-orang beriman akan menjadi saksi atas perbuatan kita." (QS Attaubah : 105). Dan, Allah tidak akan menyia-nyiakan apa pun yang telah kita lakukan, kecuali selalu ada nilai di hadapan-Nya (QS Ali Imran : 191).
dan pastinya Allah akan membimbing kita menemukan jalan-jalan kebaikan, asal kita sungguh-sungguh berusaha menjemput takdir. Takdir kita di antaranya karena usaha kita. Dengan catatan, usaha tetap berada dalam syariat-Nya dan tidak dengan jalan kemaksiatan dan kotor (dosa). Cara-cara yang tidak baik hanya akan menemukan deretan panjang kesialan kita.  "Dan, mereka yang bersungguh-sungguh berbuat di jalan Allah, maka pasti Kami akan tunjukkan jalan-jalan (kebaikan)" (QS al-Ankabut : 69).
Kalau sudah berikhtiar dan berdoa tenyata tida membuahkan hasil seperti yang kita harapkan, yakinlah bahwa di balik semua kegagalan pasti ada hikmah yang lebih baik. Boleh jadi kita membenci sesuatu, namun di balik itu ada hikmah kebaikan. Sebaliknya, boleh jadi kita menyukai sesuatu, namun di balik itu ada keburukan. Karenanya, kita harus selalu berprasangka baik pada Allah, bahwa Allah hanya akan memberikan yang terbaik untuk kita.
Siap menerima hasil apa pun setelah kita berdoa dan berikhtiar dengan sungguh-sungguh. Inilah yang disebut percaya kepada takdir Allah yang baik ataupun yang buruk. Percaya kepada takdir akan melahirkan jiwa syukur saat kita sukses dan akan bersabar saat kita mengalami kegagalan. Itulah hubungan antara doa, ikhtiar, dan percaya kepada takdir. 
Wallahu a’lam bishawwab .


IMAJINATIF REKAYASA
"Tatang Kukuh W."
tatang_kukuh@yahoo.com
(Berbagi Cerita dalam Kejadian dan Takkan pernah lelah Pemuda itu untuk bermanfaat dan berprestasi)

Jumat, November 05, 2010

Persahabatan Ala Pengorbanan Ikhlas

Kost MKT, 5 November 2010, di saat ada sedikit waktu senggang menunggu kawan2 2008 yang mau Maju aCC Total Tugas Struktur Beton Soal 1.


Persahabatan identik dengan hubungan manusia satu dengan yang lain. kalau mengingat saat anak kecil dahulu, persahabatan identik dengan teman bermain, apabila salah satu anak ini tidak ikut bermain maka yang lain juga tidak mau bermain. memang indah dahulu ketika kita masih kanak2. esensi dalam persahabatan kali ini mengingat salah satu teman bermain.

Beranjak Saat saya berangkat untuk mengikuti kegiatan FKMTS Jateng DIY di Wonosobo. ini saya bisa bernagkat dengan waktu mendadak,tidak terjadwal sebelumnya, jarak Solo-Wonosobo ditempuh Naik Motor 5 Jam perjalanan. memang berangkat awal kegiatan ini saya terburu-buru. sesampainya di Wonosobo tujuan (Unsiq)..saya istirahat di masjid agung Wonosobo unuk ibadah Sholat Magrib. Ketika Sholat selesai saya terbiasa tilawah habis itu., Namun tidak disadari ada orang yang menegur saya dengan membentak "Jangan Keras2, Ada yang sholat"...saya kaget...Atagfirullah, Sebenarnya Nada nya sudah pelan, mungkin karena di Mesjidnya tertutup maka suara pelan jadi keras, ternyata masih ada yang sholat Rowatib. Namun tidak apa-apa karena memang sesama muslim harus saling mengingatkan dengan suatu kebaikan. 1 Pelajaran berharga bagi saya untuk berhati-hati dalam beraktifitas.

setelah itu saya berangkat menuju ke UNSIQ.,,alhamdulilah sampai disana di sambut hangat oleh kawan2 unsiq. Luar biasa., Ramah tamah kawan2ku yang ini luar biasa, serasa baru kenal 1 tahun yang lalu.
sesudah itu langsung ke kegiatan silaturahmi..ada yang datang ada UNDIP,POLINES, UNSOED,UNS, UNSIQ (tuan rumah), UMP, UNNES.

sesudah kegiatan silaturahmni saya pergi kekamar, saya bilang ke kawan saya sigit dr tmn UNS "Git, Cari Hangat2 yuk..hawane dingin banget" ketika itu jam 11 malam. tak lama tiba2..ada kawan dari  Unsiq (Riza) membawa Kopi Hangat...Ya Alloh Alhamdulilah...,.eh ternyata kawanq itu mendengar seruanq kepada sigit mencari hangat2., indahnya persahabatan. terasa sekali sampai menusuk hati bahwa memang indah Alloh menciptakan makhluknya untuk saling menolong dan indahnya Ukhwah Islamiyah, yang memang semata-mata dengan kedekatan ini dari Alloh.


yang mungkin menjadi pengingat2 dalam hidupku dan takkan pernah kulupakan juga ketika pagi harinya itu...
Ketika pagi jam 6.00, saya ingin menikmati indahnya pagi dan suasana wonosobo yang asri.
ketika itu saya turun dari kamar yang terdapat di Rusun Mahasiswa lantai 5. kebawah,,,tiba-tiba hawa dingin merusuk ke dalam tubuh ku....,saya bilang ke sigit kawanku...."Git, Dingin Banget ya..lupa ga bawa jaket, naik sik yuk"...Serentak ada kawan Unsiq tadi..,Ini mAs Jaket Sambil langsung jaketnya yang dipakai saat itu di lepas buat saya..Ketika Saya itu langsung tertawa dan menambah syukur kepada Allah akan nikmatnya Persaudaraan persabatan ini., namun tetep ya. ya tidak saya pake..He..hehe. tetep seadanya walau dingin..
Inilah pelajaran berharga bagi saya dan mungkin kawan2 yang baca akan persahabatan yang tidak memandang jenis kelamin, umur dan teman yang baru kenal.

semoga bermanfaat cerita yang kecil ini
Kegiatan FKMTS Jateng-DIY, Tim HMS FT UNS

 Kegiatan FKMTS Jateng-DIY

 Salah Satu danau yang indah diwonosobo

Suasana Pagi di Kampus UNsiq

Danau Warna 


IMAJINATIF REKAYASA
"Tatang Kukuh W."
tatang_kukuh@yahoo.com
(Berbagi Cerita dalam Kejadian)